Rasa terkejutku melihatmu lagi serasa sirna dikalahkan rasa bahagia karena akhirnya setelah sekian lama dirimu hadir kembali dihadapanku. Aku gak menyangka kita akan bertemu lagi secepat ini. Sebelumnya aku sempat mengira kalau aku akan bertemu denganmu kembali, tapi setelah kita dewasa, dimana kita akan bertemu di suatu tempat secara kebetulan..dan kita sudah tidak saling mengenal lagi, sehingga pada akhirnya kita akan saling mengenal satu sama lain setelah kita saling jatuh cinta. Thanx to sinetron tersanjung dan telenovela maria cinta yang hilang yang memberiku inspirasi hingga bisa menciptakan imajinasi liar semacam itu kala itu.
Sore itu kita menghabiskan waktu bersama lagi. Dirimu bercerita kalau ternyata keluargamu pindah lagi ke sebuah desa di pinggiran Balige, dan kamu bersekolah di salah satu SMP negeri di Balige. Walaupun kita tidak satu sekolah, tapi mengetahui kita berada di satu daerah yang sama sudah cukup bagiku untuk membayangkan kalau kita akan banyak menghabiskan masa masa indah bersama lagi. Dan sebagai tambahan, sore itu kita mendaftar kursus bahasa inggris di tempat yang sama, itu artinya mau tak mau kita wajib akan bertemu setiap harinya. Ini ibarat sebuah peribahasa..kita menemukan sebuah sumur di ladang, dan yang punya membolehkan menumpang mandi,udah gitu dipinjamin shampoo pula, plus konditionernya. Great
Malamnya di rumah aku makan dengan sangat lahap, aku mandi yang bersih bahkan sampe dua kali keramas, aku minum susu dan gosok gigi sebelum tidur.
Oke, sebenarnya aku gak ingat apa yang kulakukan malam itu, Cuma hal2 tadi hanya sebagai penggambaran kalau aku sangat bahagia kala itu.
Besoknya di sekolah aku gak konsen mengikuti pelajaran. Berharap kelas demi kelas cepat selesai supaya bisa segera pulang dan berangkat ke tempat les. Jangankan pas jam pelajaran, pas jam istirahatpun aku gak konsen. Padahal biasanya aku dengan ceria bersama orang si andrea dkk nyari undur undur (ini aku gak tau bahasa Indonesianya apa,.sekilas tampangnya seperti sejenis kutu kutuan gitu,cuma perangainya seperti hewan mamalia).
Pulang dari sekolah, aku langsung bergegas. Kali ini aku berdandan dulu sebelum pergi ke tempat les. Aku ambil baju kemeja yang biasanya kupake kalau mau ke gereja doang, aku padukan dengan celana panjang yang bahannya mirip karpet, gak ngerti apa jenis kainnya tp intinya kek berbulu bulu gitu bahannya..gak licin. Trus aku sempatin beli gel rambut di warung kresek sebelah, usapkan ke kepala..dan menyisir paksa rambutku yg kriwil secara satu arah..dan hasilnya ajaib,rambutku jadi lurus sodara sodara
. Lengkap dengan tas selempang aku berjalan dengan penuh keyakinan kalau dirimu akan terpesona dengan penampilanku itu. Soundtrackku dalam perjalanan waktu itu lagunya ninja hattori..mendaki gunung lewati lembahhhh..sungai mengalir indah ke samuderaaaaa. yeahhhhhhh
Sesampainya di tempat les aku langsung masuk kelas, mencari dirimu. Dan kulihat kamu duduk di bangku paling depan dan belum ada seorang pun di sebelahmu. Aku langsung samperin dan duduk di sebelahmu kala itu. Kusapa dirimu dengan senyum paling cemerlang..dan kamu balas menyapaku dan tersenyum juga sambil menatapku. Tapi ada yang aneh dengan tatapanmu kala itu. Dan baru sekarang aku tau dan pahami, kalau tatapan seperti itu namanya adalah tatapan miris.
Tiba tiba dirimu mengacak acak rambutku..trus bilang gini
“besok jangan dipake lagi ya minyak rambutnya..baunya gak enak” “dan mulai besok ke tempat les pake kaos ama celana pendek aja..lebih lucu”
Dan itulah fase awal mula..setiap kemana mana, entah itu les, jalan bareng teman, wisata keluarga, maen PS di tempat rental, dugem (ini tambahan aja biar keren,red) aku selalu menggunakan dress code kaos oblong, celana pendek, plus tas selempang. Dan itu berlangsung bahkan hingga aku SMA.
mana kisah cintanya uncak….
hahaha..bentar dom
belom di uplod